Program revolusi mental dalam kesehatan gigi
A. Pengertian Revolusi mental
Revolusi mental adalah suatu gerakan seluruh masyarakat baik pemerintah atau rakyat dengan cara yang cepat untuk mengangkat kembali nilai-nilai strategi yang diperlukan oleh bangsa dan negara untuk mampu menciptakan ketertiban dan kesejahteraan rakyat sehingga dapat memenangkan persaingan di era globalisasi.
Revolusi mental mengubah cara pandang, pikiran, sikap, dan perilaku yang berorientasi pada kemajuan dan kemodernan, sehingga menjadi bangsa besar dan mampu berkompetisi dengan bangsa-bangsa lain di dunia. Prinsip Revolusi mental menyebutkan bahwa revolusi mental adalah gerakan sosial untuk bersama-sama menuju Indonesia yang lebih baik.
B. Program gerakan nasional revolusi mental yang berhubungan dengan Keperawatan gigi
1. Program gerakan Indonesia melayani
Dalam bidang kesehatan erat kaitannya dengan "melayani". Karena pelayanan yang baik akan memberikan kenyamanan bagi pasien dan mempercepat proses penyembuhan. Oleh karena itu, tenaga kesehatan harus memahami dengan baik apa itu komunikasi terapeutik. Sering kita lihat masyarakat Indonesia lebih memilih berobat di luar negeri dibandingkan di negara sendiri, hal itu dikarenakan pelayanan di negeri orang lebih baik dibandingkan di tempat kita (mungkin ini Hanya pendapat bagi sebagian masyarakat).
Nah, melihat hal tersebut kita sebagai salah seorang tenaga kesehatan harus meningkatkan pelayanan yang baik kepada masyarakat. Contohnya : Pada saat pasien berobat ke poli klinik gigi atau praktek gigi mandiri, berbicara lah dengan sopan pada pasien, dengan mengutamakan 5S (senyum,salam,sapa,sopan dan santun). Komunikasi dengan baik dalam melayani supaya pasien merasa nyaman dan siap untuk dilakukan pemeriksaan atau tindakan keperawatan gigi.
2. Program gerakan Indonesia bersih
Terpikir sekilas jika kita mendengar kata bersih berarti bebas dari sampah ?Ya, itu salah satunya. Coba lihat disekeliling kita mungkin masih banyak sampah yang tidak dibuang pada tempatnya. Memang sangat sulit untuk merubah perilaku seseorang, hal yang pertama kita lakukan adalah dimulai dari kita sendiri, kita harus punya kesadaran diri untuk buang sampah pada tempatnya. Gimana mau merubah perilaku orang lain jika kita sendiri tidak memberikan teladan yang baik.
Di lingkungan kesehatan seperti di Rumah Sakit atau puskesmas, kebersihan sangat diperlukan karena menjadi salah satu faktor agar tidak terjadi infeksi nosokomial atau membuat pasien dan tenaga kesehatan nyaman terhindar dari infeksi silang serta mempercepat penyembuhan bagi pasien. Setiap tenaga kesehatan pasti sudah mengerti bagaimana cara membersihkan ruangan kerja serta mensterilkan alat-alat kesehatan lainnya agar dapat digunakan kembali. Contoh nya : pada praktek gigi mandiri atau di puskesmas (poli gigi) harus memiliki ruangan yang bersih, indah dan nyaman. Setelah alat-alat kesehatan gigi (alat konservasi, alat pencabutan gigi, dental unit dan lainnya) dipakai pada satu pasien maka harus segera di desinfeksi kemudian disterilkan sebelum digunakan untuk pemeriksaan pasien selanjutnya. Selain mencegah penularan penyakit antara pasien ke pasien juga dapat mencegah tertular nya penyakit pada perawat gigi/dokter gigi.
3. Program gerakan Indonesia tertib
Dalam bekerja harus tertib dan tepat waktu agar dapat menerima gaji yang halal (tidak korupsi waktu). Tertib dalam bidang kesehatan salah satunya yaitu budayakan mengantri tanpa mengenal miskin, kaya, saudara, orang tua kita atau pejabat kecuali karena ada sesuatu yang harus diutamakan karena kondisi yang tidak memungkinkan untuk menunggu lagi. Sebagai tenaga kesehatan harus berlaku adil dalam hal ini, jangan seenaknya mendahulukan pemeriksaan untuk orang-orang yang kita kenal, teman atau sebagainya.
4. Program gerakan Indonesia mandiri
Perawat gigi memiliki tanggung jawab untuk melakukan penyuluhan kepada masyarakat dari anak-anak hingga lanjut usia. Perawat gigi harus bisa melakukan pendekatan yang baik kepada sasaran penyuluhan, agar informasi yang akan disampaikan dapat diterima dengan baik. Oleh karena itu, cara komunikasi yang baik sangat diperlukan bagi setiap tenaga kesehatan salah satunya adalah yang berprofesi sebagai perawat gigi.
Perawat gigi berbeda tanggung jawab dengan dokter gigi, seperti pada teori ilmu kesehatan masyarakat yang tidak terlepas dari 2 tokoh yaitu Asclepius dan Higea. Asclepius (seorang dokter) yang telah mengobati berbagai macam penyakit bahkan melakukan bedah berdasarkan prosedur tertentu dengan baik. Asclepius melakukan pendekatan setelah penyakit tersebut terjadi pada seseorang dan dia hanya menunggu masalah/penyakit yang datang untuk diobati. Sedangkan Higea (asisten/perawat sekaligus istrinya) telah banyak melakukan upaya-upaya kesehatan sebelum terjadinya penyakit dengan mengajarkan kepada masyarakat dalam pendekatan masalah kesehatan melalui "hidup seimbang" dengan makan makanan yang bergizi, istirahat yang cukup dan olahraga.
Dari 2 tokoh tersebut dapat kita ambil kesimpulan bahwa peran perawat gigi sangat diperlukan dalam memberi pengetahuan kepada masyarakat tentang bagaimana cara menjaga kesehatan gigi dan mulut sebelum terjadinya penyakit. Karena mencegah lebih baik dari pada mengobati.
Program gerakan Indonesia mandiri erat kaitannya dengan rasa tanggung jawab dalam bekerja jika dikaitkan dengan keperawatan gigi dan mulut. Pribadi yang baik akan menyadari bahwa keberadaan dirinya dimuka bumi adalah untuk melakukan perbuatan baik demi kemaslahatan sesama manusia, dan segala tindakan serta kegiatan yang dilakukanya akan dipertanggung jawabkan sepenuhnya kepada Tuhan yang maha esa, masyarakat, negara dan bangsanya. Jadi setiap profesi memiliki kompetensinya masing-masing, Sama halnya dengan perawat gigi. Seorang perawat gigi yang profesional dan bertanggung jawab pasti akan bekerja sesuai dengan kompetensinya. Karena sebagai tenaga kesehatan dituntut memiliki ilmu pengetahuan yang baik tentang bidang dari profesi nya agar dalam bekerja tidak membahayakan kesehatan orang lain.
Sebagai contoh, seorang perawat gigi tidak boleh melakukan pencabutan akar gigi dengan akar yang lebih dari satu kecuali akar giginya sudah terpisah, karena tindakan ini diluar kompetensi perawat gigi. Jangan hanya karena mencari keuntungan pribadi kita sebagai perawat gigi melakukan tindakan yang bukan tugas Kita, karena itu dapat merugikan orang lain. Jadilah perawat gigi yang profesional, jujur dan bertanggung jawab. Contoh lainnya seperti perawat gigi bisa buka praktek mandiri jika sudah memenuhi syarat dan memiliki izin untuk buka praktek mandiri.
5. Program gerakan Indonesia bersatu
Dalam bidang kesehatan diperlukan kerjasama yang baik antar sesama kawan sejawat. Bersatu adalah salah satu bentuk kerja sama untuk melakukan suatu tindakan. Contohnya : dokter gigi memerlukan perawat gigi sebagai partner kerjanya
Penulis : Ruhama putri Salamuddin
Follow me : @ruhamaa.hrp_
Penulis : Ruhama putri Salamuddin
Follow me : @ruhamaa.hrp_
Komentar
Posting Komentar